Bersih itu tidak Cuma sehat,tapi juga indah
Suatu hari ketika pulang sekolah tono membuang sampah dimana-mana.
Dan hal ini dilihat oleh kedua sahabatnya nana dan angga
Kedua temannya coba menegur tono
“ hei tono,kamu jangan buang sampah sembarangan dong “
Tono mengerutkan dahinya,ia kesal karena angga bilang begitu
“ emang kenapa..??.. suka-suka aku dong “
Nana coba menengahi pembicaraan mereka
“ kan lebih baik kamu buang ke tempat sampah ton dari pada sembarangan “
“ biarin aja yang bersihin juga bukan kamu,kok kalian berdua pada sewot “
Angga yang sudah malas berdebat dengan tono coba mengajak nana pulang
“ sudah yukss na,kita pulang saja “
Tapi nana coba mengingatkan tono yang keras kepala,kasar dan suka usil itu
“ kamu tahu engga ton..?? “
Dengan gayanya yang sombong itu,tono menatap nana
“ tahu apa..??!!..”
Nana menjelaskan pada tono dengan perlahan
“ coba kamu bayangkan,kalau ternyata sampah yang kamu buang menumpuk dimana-mana,apa yang akan terjadi “
“ mana aku tahu,lagian mana mungkin Cuma sampah yang ku buang doang menumpuk dimana-mana “
“ kan aku bilang bayangkan “
“ ah aku engga mau,kayak kurang kerjaan aja ngebayangin sampah “
Angga dan nana tersenyum melihat wajah tono.
“ bagaimana kalau terjadi..?? “
“ ahhh…engga mungkin,sudah aku mau pulang “
Tono dengan wajah kesalnya meninggalkan nana dan angga.
Sesampainya dirumah tono tak lantas ke kamar mandi dan berganti pakaian
Tapi ia langsung melempar tasnya dan merebahkan badannya di kasur,sambil memeluk guling kesayangannya.
Karena terlalu lelah, perlahan tono mulai terlelap.
Dan ia mulai terbuai oleh mimpinya,ia teringat akan ucapan nana.
Tono melihat sampah berserakan dimana-mana,bahkan ia juga melihat di sekeliling tempat tidurnya dipenuhi sampah dan bau busuk.
Tono melihat sampah plastic mulai menyumbati saluran air di sekitar rumahnya.
Banyak genangan air dan tumpukan sampah yang mengeluarkan bau busuk.
Para tetangga tono berdatangan ke rumahnya,semua berteriak memanggil namanya.
Tono ketakutan,ia bersembunyi didalam lemari,tangannya gemetar.
Sementara warga masih berteriak di depan pagar rumahnya.
“ tono kamu harus bertanggung jawab atas ulahmu ini “
“ ini gara-gara sampah yang kamu buang,menyumbat dan menumpuk dimana-mana “
tono bingung ia tak tau harus berbuat apa,tono tak percaya kalau hal itu benar-benar terjadi.
Ia menggumam “ bagaimana mungkin,aku Cuma buang sampah sedikit kok “
Angga dan nana juga ada di dalam kerumunana warga.
Nana memanggil tono,tapi tak di hiraukan.
“ ton,coba kamu keluar dan ngomong sama semua warga disini “
Tono berteriak dari dalam rumahnya
“ ahhh… aku engga mau…engga mau… “
Tono terus saja berteriak-teriak,sambil menendang-nendang gulingnya
Tak sadar bundanya sudah berada di sampingnya.
“ nak, bangun…bangun…”
Tono terbangun,dia bingung melihat ibunya
“ ada apa nak..?? “
“ ibu aku takut,aku melihat sampah berserakan dimana-mana,bahkan ada dikamar tono bu,dan bau busuk bu “
Bunda tono tersenyum,ia menatap tono
“ kamu mimpi nak,makanya kamu jangan buang sampah sembarangan juga jangan lupa merapihkan kamarmu,biar bersih dan juga sehat “
“iiiyyyaaaa…bun “ tono tersenyum.
Keesokan harinya tono mulai merapihkan kamarnya sebelum berangkat sekolah
Dan tak lupa,ia membersihkan semua sampah didalam rumahnya.
nana dan angga yang kebetulan lewat depan rumah tono
sangat senang melihat kawannya itu.
HeztyDee,2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar